Potret Budaya di Jepang

Jika kalian mendengar atau membaca kata “Jepang”, apa yang terlintas di pikiran kalian? Mungkin sebuah negara yang kerap disebut “negeri  matahari terbit” serta dikenal luas atas kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir, dan kerap menjadi tujuan populer bagi pelajar indonesia dalam menimba ilmu. Di samping itu, Jepang juga dikenal sebagai bangsa yang memiliki kedisiplinan tinggi dengan pola hidup dan budaya yang bisa dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.  Kalau begitu, mari kita tengok lebih lanjut budaya bangsa Jepang yang bisa  kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak usia dini, para siswa di Jepang telah diajarkan untuk saling membantu dan bergotong royong.

Sumber: Google, 2021

Semenjak duduk di bangku sekolah dasar, anak-anak Jepang sudah mulai diajarkan cara menjadi anggota masyarakat yang proaktif dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap sesama. Nilai-nilai ini dikembangkan melalui kegiatan makan siang bersama di mana semua murid bergiliran menyajikan makanan dan kegiatan membersihkan kelas yang dilakukan setelah makan siang. Secara tidak langsung, kegiatan-kegiatan ini menumbuhkan rasa gotong royong dan tanggung jawab terhadap masyarakat di antara para murid. Tidak hanya menarik, kegiatan-kegiatan yang dilakukan sampai bangku SMA ini telah terbukti memiliki peran besar dalam membangun sifat disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan menghargai kebersihan di ruang publik. 

Sumber: Google, 2021

Kedisiplinan dalam membuang sampah.

Sumber: Google, 2021

Di Jepang, tempat pembuangan sampah diklasifikasikan berdasarkan jenisnya  seperti kertas, botol plastik, dan botol kaca. 

Setiap orang berdiri dan berjalan sesuai tempatnya. 

Sumber: Google, 2021

Masyarakat Jepang terlampau disiplin dalam menggunakan fasilitas publik. Contohnya seperti pada gambar di atas. Masyarakat Jepang akan berdiri di sebelah kiri pada eskalator jika mereka “tidak sedang terburu-buru”, sementara jalur sebelah kanan diperuntukkan bagi orang yang “sedang terburu-buru”. Di beberapa daerah seperti Tokyo dan Osaka, tempat orang berdiri berkebalikan, namun tetap memiliki prinsip yang sama.

Vending machine

Kehadiran vending machine di setiap sudut jalan adalah sebuah respon terhadap jadwal kerja masyarakat Jepang yang lumayan pandat. Untuk memudahkan masyarakat Jepang dalam memenuhi kebutuhan mereka di perjalanan, vending machine diletakkan di berbagai sudut kota. Di sisi lain, vending machine juga dapat dianggap sebagai cerminan kepercayaan pemerintah dan bisnis terhadap kejujuran masyarakat Jepang, sebab penjualan barang tidak lagi membutuhkan penjaga yang “hidup”. 

Cara parkir kendaraan di Jepang

Sumber: Google, 2021.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Jepang telah menciptakan beberapa pilihan transportasi umum untuk menekan angka kemacetan. Meskipun begitu, penggunaan kendaraan pribadi masih lumayan substansial dan kemacetan kerap terjadi pada hari kerja maupun pada hari libur dan akhir pekan. Untuk mengatasi jumlah pengguna mobil yang tidak sedikit, pemerintah Jepang telah menerapkan sistem parkir yang berbentuk lift vertikal dan dapat dijumpai di berbagai kota di Jepang.

Sumber: Google, 2021

Uniknya, jika pengemudi ingin memarkirkan mobilnya di lapangan terbuka, mereka sangat disiplin dalam mengikuti petunjuk dan memarkirkan mobil mereka di posisi yang telah ditentukan untuk mencegah pengguna lain dari terganggu. 

Demikianlah sebagian pola kedisiplinan masyarakat Jepang di kehidupan sehari-hari yang menjadikan mereka salah satu negara maju. Karakter yang dimiliki masyarakat Jepang memang tidak didapat secara instan, namun jika kita dapat mengaplikasikan rutinitas ini secara tekun dan turun-temurun, pastinya suatu saat nanti bangsa Indonesia akan bisa menyaingi Jepang dan negara-negara  maju lainnya.

Penulis: Viqqi Kurnianda

Penyunting: Ghafi Reyhan